Mabesbara Temukan Pemborosan Anggaran di BPKAD Way Kanan

0
15

Way Kanan, Perdetik.id – Tim Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Bersatu Membangun Bangsa dan Negara (MABESBARA) Provinsi Lampung menemukan pemborosan anggaran di satuan kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Way Kanan dengan total nilai mencapai ratusan juta untuk penyewaan kendaraan dinas roda empat yang melebihi standar harga barang dan jasa Pemkab Way Kanan.

Menurut Tim LSM Mabesbara, Saptian Darmawan mengungkapkan, alokasi anggaran 2 paket belanja sewa kendaraan dinas di BPKAD Way Kanan pada APBD Tahun 2022 terindikasi mark up.

“Dari total nilai pagu Rp 380.556.000 dengan rincian: Belanja Sewa Kendaraan Dinas Roda 4 Kapasitas 1300 cc Sewa Kendaraan Dinas Roda 4 Kapasitas 1500 cc 3 unit (Maret 2022 – Desember 2022) Rp 231.396.000 dan 1 paket Sewa Kendaraan Dinas Roda 4 Kapasitas 1300 cc 2 unit (Maret 2022 – Desember 2022) Rp 149.160.000 dinilai berlebihan/ pemborosan anggaran,” kata Saptian, Selasa (30/8/2022) di Bandar Lampung.

Pasalnya, berdasarkan Lampiran VI Peraturan Bupati Way Kanan Nomor 31 Tahun 2020 tentang Standar Harga Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Way Kanan untuk Sewa Kendaraan Dinas Roda 4 Kapasitas 1500 cc full Asuransi dan tersedia mobil pengganti ditetapkan sebesar Rp 4,415,000 unit/ bulan.

“Kesimpulan, setelah dilakukan perhitungan dan perbandingan dengan data penyewa (pihak rental), alokasi anggaran untuk sewa randis selama 10 bulan tersebut seharusnya paling banyak hanya Rp 220.750.000 dan terdapat kelebihan anggaran paling sedikit Rp 159.806.000,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala BPKAD Kabupaten Way Kanan, Kusuma Anakori, S.E.,M.A.P mengatakan, terkait anggaran sewa randis pihaknya sudah menyesuaikan dengan Perbup Waykanan tentang standar satuan harga (SSH) nomor 24 tahun 2021.

“Biaya sewa randis kapasitas 1300 cc dan 1500 cc di SSH tahun 2021, per unitnya Rp 6,8 juta per bulan sebanyak 3 unit dan 1 unit di pinjam pakai pihak BPN. Dari rencana awal 5 unit tapi realisasinya hanya 4 yang direalisasikan, karena pertimbangan kebutuhan untuk yang lain yaitu sertifikat tanah yang belum selesai,” ujar Anakori kepada Tipikornews.online, Selasa (30/8/2002).

Namun saat disinggung terkait total keseluruhan biaya sewa randis sebanyak 4 unit selama 10 bulan @Rp 6,8 juta per unit/ bulan yang ternyata masih terdapat sisa anggaran sebesar Rp 108.556.000 Anakori mengatakan, “Anggaran itu kan untuk pagu angka dalam belanja untuk realisasi berdasarkan harga yang ada, sisanya akan menjadi saldo anggaran. Tidak musti harus habis, sisa anggaran akan dilaporkan di akhir tahun yang nama silpa anggaran,” elaknya.

Menanggapi keterangan kepala BPKAD Way Kanan Kusuma Anakori, Tim MABESBARA Lampung menilai dari total anggaran 210 paket penyedia dan kegiatan swakelola di BPKAD Way Kanan tahun 2022 sebesar Rp 6,34 miliar jika setiap paketnya terdapat sisa anggaran mencapai ratusan juta, maka anggaran yang mubazir diperkirakan jumlahnya bisa mencapai miliaran rupiah. (Tim/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here