Dana BOS SMAN 6 Metro Terindikasi KKN, Pembayaran Honor di Mark up Rp 54 jutaan?

0
15

Kota Metro, Perdetik.id – Berdasarkan rekapitulasi penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) Tahun 2021/ 2022 milik SMA negeri 6 Metro, sebesar Rp 774.900.000 terindikasi KKN.

Indikasi tersebut ditemukan adanya kejanggalan pada laporan penggunaan dana Pembayaran honor di tahap 1 sebesar Rp 60.390.000 dan tahap 4 sebesar Rp. 95.270.000.

Menurut sumber, LPj pembayaran honor untuk 7 orang guru honorer yang dilaporkan pihak SMA negeri 6 Metro sebesar Rp 155.660.000 seharusnya hanya menghabiskan dana sebeasar Rp 100.800.000.

Berdasarkan aturan jam minimal dan maksimal seorang guru yang diatur dalam undang undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Pada pasal 35 ayat 2 disebutkan, bahwa Beban kerja guru dalam melaksanakan proses pembelajaran sebagaimana pada ayat 1 sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu.

Dijelaskan, Tarif honor per jam pelajaran dikalikan jumlah jam pelajaran yang menjadi beban guru selama seminggu. Penghitungan selama seminggu itulah yang ditetapkan sebagai honor per bulan.

“Misalnya, tarif honor per jam pelajaran Rp 50 ribu dan seorang guru mengajar 24 jam pelajaran seminggu, maka honornya sebulan Rp 1,2 juta. Sehingga, dari laporan penggunaan dana pembayaran honor di SMA Negeri 6 Metro terindikasi mark up anggaran sebesar Rp 54 juta lebih.

Sementara, sampai berita ini ditayankan kepala SMA Negeri 6 Metro, Sunarti, M.Pd saat dikanfirmasi masih enggan menjawab. Bersambung. (Tim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini