Dari Pelelangan ke Parlemen: Kisah Abang Dedhot, Sang Pedagang Ikan Berjiwa Legislator

MAKASSAR, – Jamaluddin Rahim, yang akrab disapa Abang Dedhot, adalah seorang pemuda yang hidup dan beroperasi di Tempat Pelelangan Ikan Paotere, yang terletak di Makassar.

Setiap hari, Abang Dedhot terbangun sebelum matahari terbit, bersiap untuk memulai rutinitasnya yang penuh semangat.

Dengan nafas baru yang berasal dari utara, Abang Dedhot memiliki impian yang kuat untuk membawa perubahan positif bagi masyarakatnya melalui dunia politik.

Bacaan Lainnya

Dengan demikian, dia memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan mencalonkan diri dalam pemilihan Parlemen di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.

Setiap pagi, sebelum berangkat ke tempat pelelangan ikan, Abang Dedhot mengisi dirinya dengan semangat dan tekad yang tak tergoyahkan. Dia percaya bahwa waktunya untuk berjuang bagi kepentingan masyarakat telah tiba. Dia bercita-cita untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pedagang di Tempat Pelelangan Ikan Paotere dan mengadvokasi kepentingan mereka di tingkat politik.

Setibanya di Tempat Pelelangan Ikan Paotere, Abang Dedhot memulai kegiatan sehari-hari sebagai pengamanan yang berdedikasi. Dia bekerja bersama rekan-rekannya untuk menjamin keamanan di TPI Paotere dan mengamankan ikan yang baru saja ditangkap oleh para nelayan lokal.

Abang Dedhot adalah sosok yang penuh semangat dan memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Dia berinteraksi dengan berbagai pedagang dan pembeli dengan ramah, sambil memastikan bahwa setiap transaksi berjalan dengan lancar.

Namun, di balik kegiatan, Abang Dedhot tidak pernah lupa dengan tujuannya yang lebih besar. Dia menghabiskan waktu luangnya untuk mempelajari isu-isu politik yang relevan dengan wilayahnya dan berinteraksi dengan masyarakat untuk memahami kebutuhan dan aspirasi mereka.

Dia ingin mengambil langkah nyata dalam memperjuangkan hak-hak pedagang, meningkatkan infrastruktur, dan menciptakan iklim bisnis yang lebih baik di Tempat Pelelangan Ikan Paotere.

Abang Dedhot tidak hanya bermimpi, tetapi dia juga bekerja keras untuk mencapai tujuannya. Dia terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan komunitas, mengadvokasi hak-hak pedagang ikan, dan berupaya membangun kemitraan yang kuat dengan pemangku kepentingan terkait. Dia ingin memperkenalkan perubahan yang berarti dan memberikan suara kepada mereka yang belum terdengar.

Sebagai seorang pemuda Makassar di Tempat Pelelangan Ikan Paotere, Abang Dedhot mengalami secara langsung tantangan dan kesulitan yang dihadapi oleh komunitasnya.

Namun, dengan semangat baru dan keinginan yang kuat, dia siap melangkah maju dan berjuang di Parlemen di DPRD.

Abang Dedhot bermimpi untuk menciptakan perubahan positif yang akan memberikan nafas baru bagi pedagang dan masyarakat di Tempat Pelelangan Ikan Paotere dan sekitarnya serta di seluruh Makassar. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *