Kiev Diguncang Ledakan Besar Akibat Serangan Rudal dan Drone Rusia

SULTRA PERDETIK, – Ledakan besar mengguncang Ibu Kota Ukraina, Kiev, dini hari ini setelah serangan rudal dan drone yang dilakukan oleh Rusia. Para pejabat Ukraina melaporkan bahwa ini adalah serangan kedua dalam dua hari berturut-turut dan merupakan serangan udara Rusia yang ke-15 terhadap Kiev sepanjang bulan Mei.

Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko, melalui saluran Telegram mengonfirmasi bahwa sebuah rudal jatuh di dekat Kiev, tetapi mengumumkan bahwa pertahanan udara kota berhasil mengintersepsinya. “Pertahanan udara berfungsi dengan baik!” kata Klitschko. Ledakan terdengar di beberapa distrik kota, termasuk lingkungan bersejarah Podil di Kiev, di mana sebuah rumah mengalami kerusakan akibat puing-puing yang berjatuhan.

Menurut informasi awal dari wali kota dan administrasi militer lokal, tidak ada laporan korban jiwa akibat serangan dini hari ini. Serangan pada hari Senin ini merupakan gabungan serangan rudal dan drone yang dilakukan oleh Rusia, mengikuti serangan drone terbesar yang terjadi di Kiev pada malam sebelumnya. Serangan drone tersebut menyebabkan satu orang tewas dan beberapa lainnya luka.

Bacaan Lainnya

Para pejabat juga melaporkan bahwa pertahanan udara kota berhasil menembak jatuh 40 drone di dalam dan sekitar ibu kota pada dini hari Minggu. Drone-drone tersebut diduga berasal dari Iran, dengan mayoritas jenis drone Shahed. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, mengucapkan terima kasih kepada pasukan pertahanan udara atas kerja keras mereka dalam melindungi negara. Zelensky juga meminta Parlemen untuk memberlakukan sanksi terhadap Iran karena dianggap memasok senjata, termasuk drone Shahed, kepada Rusia.

Gelombang serangan Rusia terhadap Ukraina semakin sering terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Dampak dari serangan hari Senin ini masih belum diketahui secara pasti. Laporan dari kantor berita Reuters mencatat beberapa ledakan keras yang terjadi ketika kota Kiev dan seluruh Ukraina berada dalam peringatan serangan udara pada dini hari Senin. Rusia terus meningkatkan intensitas serangannya, dengan menargetkan infrastruktur dan pasokan militer. Sementara itu, Ukraina, meskipun jarang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di dalam Rusia, telah melancarkan serangkaian serangan di dalam negeri yang menargetkan infrastruktur militer, energi, dan transportasi. Moskow menyalahkan Kiev atas serangan-serangan tersebut.

Perkembangan situasi di Ukraina terus dipantau dengan ketat oleh komunitas internasional. Harapannya, ketegangan dapat segera mereda dan konflik dapat diselesaikan melalui negosiasi diplomatik guna mencapai perdamaian yang berkelanjutan. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *