Kebersihan Kota Kendari Terancam, Kelurahan Terkotor Masih Dalam Sorotan

SULTRA PERDETIK, –┬áPemerintah Kota Kendari memberikan kesempatan kepada 17 kelurahan di kota tersebut yang masuk dalam kategori terkotor untuk memperbaiki kebersihan lingkungan mereka. Pemberian kesempatan ini dilakukan dengan menargetkan waktu satu bulan bagi kelurahan-kelurahan tersebut untuk melakukan pembenahan. Jumat (26/5).

Pj Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di lima kelurahan yang mendapatkan bendera hitam sebagai simbol kategori terkotor saat penilaian lomba kebersihan tingkat kelurahan di Kota Kendari. Dalam kunjungannya, Pj Wali Kota Kendari menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi untuk meninjau satu per satu kelurahan yang menjadi perhatian pemerintah.

Asmawa Tosepu mengungkapkan bahwa kebersihan merupakan tanggung jawab bersama antara warga masyarakat dan pemerintah di wilayah masing-masing. Ia sangat berharap agar seluruh warga masyarakat di setiap kelurahan, tidak hanya yang mendapatkan bendera hitam, tetapi juga seluruh kelurahan di Kota Kendari, ikut menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. (red)

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *