Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari Meringkus Enam Tersangka Sindikat Curanmor

SULTRA PERDETIK, – Tim Buser77 Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang telah terjadi di wilayah hukum Polresta Kendari.

Pada hari Rabu, tanggal 7 Juni 2023, sekitar pukul 11.30 WITA, Polisi berhasil melakukan penangkapan terhadap enam tersangka yang diduga kuat terlibat dalam aksi kejahatan tersebut.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, menjelaskan bahwa keenam tersangka yang berhasil ditangkap adalah Sadli alias Aco (33 tahun), Muh. Rian alias Ian (16 tahun), Ariadi alias Adis (35 tahun), Marlon alias MarlonĀ  (27 tahun), Herman (52 tahun), dan Ahmad Darwin alias Wawan (37 tahun). Mereka ditangkap di berbagai lokasi di Kota Kendari.

Bacaan Lainnya

Fitrayadi mengatakan, kronologi kejadian pencurian kendaraan bermotor tersebut terjadi pada hari Senin, tanggal 22 Mei 2023, sekitar pukul 04.00 WITA. Motor milik korban, yang sedang terparkir di depan kostnya, hilang tanpa sepengetahuannya. Korban baru menyadari kehilangan motor setelah kembali dari mengambil barang kiriman di kapal.

Dalam pengungkapan kasus ini, Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang terkait dengan tindak pidana tersebut.

Barang bukti yang diamankan antara lain beberapa unit sepeda motor, di antaranya Yamaha Mio Fino, Yamaha Mio M3, Yamaha Vega DT, Yamaha WR 155, Honda CRF, Honda Sonic, Yamaha Fino, dan Yamaha Mio M3. Selain itu, juga diamankan dokumen seperti STNK dan BPKB.

Hasil interogasi terhadap tersangka Aco mengungkapkan bahwa ia bersama dengan tersangka Iyan terlibat dalam tindak pidana pencurian tersebut. Mereka menggunakan kunci T yang disimpan di pinggang Aco untuk merusak kunci kontak sepeda motor yang sedang terparkir.

Sementara itu, tersangka AdisĀ  dan Marlon juga mengaku terlibat dalam sejumlah kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Polresta Kendari. Adis bertindak sebagai eksekutor dengan menggunakan obeng yang telah dimodifikasi, sedangkan Marlon bertugas sebagai joki kendaraan.

“Tersangka Herman juga terlibat dalam kasus ini. Ia menerima sebagian hasil curian dari Adis dan Marlon untuk dijual. Herman juga telah menjual beberapa sepeda motor hasil kejahatan yang dilakukan oleh anaknya, Riski,” beber Fitrayadi.

AKP Fitrayadi menambahkan, dengan penangkapan keenam tersangka ini, diharapkan dapat mengurangi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kendari.

“Pihak kepolisian akan terus melakukan tindakan preventif dan represif guna menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat,” tukasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *