Kejati Sultra Lakukan Serah Terima Tahap 2 Kasus Korupsi PT. Midi Utama Indonesia

SULTRA PERDETIK, – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan serah terima tersangka dan barang bukti tahap kedua dalam perkara tindak pidana korupsi suap PT. Midi Utama Indonesia. Serah terima ini dilakukan di bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dengan menghadirkan penyidik, jaksa penuntut umum, tersangka, dan penasehat hukum masing-masing.

Penyidik Kejaksaan Tinggi Sultra, dalam koordinasi dengan jaksa penuntut umum yang ditunjuk untuk perkara ini, melakukan pemeriksaan terhadap tersangka RT dan SM terkait identitas dan peran mereka dalam perkara tindak pidana korupsi yang sedang berlangsung. Jaksa penuntut umum juga mengajukan pertanyaan yang relevan untuk menggali informasi yang dibutuhkan dalam proses penyidikan.

Selain itu, jaksa penuntut umum juga memeriksa barang bukti yang terkait dengan perkara korupsi ini. Barang bukti tersebut telah diserahkan oleh penyidik, dan jaksa penuntut umum bertanggung jawab untuk menganalisis dan memeriksa keabsahan barang bukti tersebut guna memperkuat kasus yang disampaikan ke pengadilan.

Bacaan Lainnya

Setelah proses serah terima tersangka dan barang bukti tahap kedua selesai dilakukan, kewenangan dalam penanganan perkara ini beralih sepenuhnya kepada jaksa penuntut umum. Mereka akan melanjutkan proses persidangan dengan melimpahkan perkara ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Kendari.

Dalam putusan penahanan, jaksa penuntut umum telah memutuskan untuk menahan tersangka RT di tahanan kota, sementara tersangka SM akan ditahan di rumah tahanan kelas II a Kendari. Penahanan ini dilakukan sebagai langkah untuk memastikan ketersediaan tersangka selama proses persidangan berlangsung.

Dodi, Kasipenkum Kejati Sultra, mengungkapkan bahwa penanganan perkara ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dalam memberantas tindak pidana korupsi. “Kejati Sultra berkomitmen untuk menjalankan tugasnya dengan profesionalitas dan transparansi demi terwujudnya keadilan bagi masyarakat,” ujarnya.

Perkara korupsi suap PT. Midi Utama Indonesia ini menjadi sorotan publik di Sulawesi Tenggara. Dengan adanya proses hukum yang berjalan, diharapkan kebenaran dapat terungkap, pelaku korupsi dapat diadili, dan masyarakat dapat melihat bahwa upaya pemberantasan korupsi tidak kenal kompromi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar