Tragedi Kecelakaan Kapal di Perairan Malaoge, Upaya Pencarian Korban Terus Dilakukan

SULTRA PERDETIK, – Sebuah tragedi kecelakaan kapal telah terjadi di perairan Malaoge, Kabupaten Buton Utara pada hari Jumat, 25 Agustus 2023. Kapal yang membawa tiga penumpang mengalami mati mesin di tengah laut, mengirimkan gelombang kejut di kalangan warga setempat.

Pukul 16.25 Wita, Comm Centre KPP Kendari menerima informasi darurat dari Bapak Laode Tasrim, seorang anggota keluarga korban. Kapal POB (People on Board) tersebut dilaporkan mati mesin di perairan Malaoge.

Tiga korban yang terdampar dalam kejadian ini adalah La Cuaca (47 tahun), La Ote (47 tahun), dan La Alun (20 tahun), yang semuanya merupakan warga Desa Damai Laburona, Kabupaten Buton Utara.

Bacaan Lainnya

Respon cepat diberikan oleh Tim Rescue Pos SAR Wakatobi yang segera meluncur dengan menggunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) menuju Lokasi Kejadian Perkara (LKP), yang terletak sekitar 15 NM (Nautical Miles) dari Pos SAR Wakatobi.

Tim ini bertugas untuk memberikan bantuan pencarian dan penyelamatan (SAR) kepada para korban.

Kepala KPP Kendari, Arafah, menyampaikan pada pukul 18.20 Wita, Tim SAR Gabungan tiba di LKP dan memulai upaya pencarian. Radius pencarian mencakup area sekitar 5 NM dari lokasi kejadian.

Namun, meski usaha penyisiran berlangsung hingga pukul 21.50 Wita, hasilnya nihil.

Dalam kondisi malam yang tidak menguntungkan, pencarian sementara dihentikan dan dijadwalkan akan dilanjutkan pada pukul 06.30 Wita keesokan paginya. Berdasarkan kronologi yang terungkap, kapal berlayar dari Lambale, Kabupaten Buton Utara pada pukul 06.30 Wita.

Sekitar pukul 12.00 Wita, kapal mengalami mati mesin akibat diterjang gelombang. Salah satu korban berhasil menghubungi keluarganya di Wanci untuk meminta pertolongan. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *