Jasa Raharja Berikan Jaminan dan Santunan bagi Korban Tabrakan Maut Bus Sugeng Rahayu dan Bus Eka Cepat

SULTRA PERDETIK, –┬áKamis, 31 Agustus 2023, Jalan Raya Ngawi-Maospati, Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, menjadi saksi tragedi tabrakan maut yang mengguncang hati banyak orang. Kecelakaan tersebut melibatkan dua bus, yaitu bus Sugeng Rahayu dan bus Eka Cepat, yang mengakibatkan 14 orang luka-luka dan 3 orang meninggal dunia.

Namun, dalam momen kelam ini, sinar harapan datang dari Jasa Raharja, lembaga yang dikenal dengan misi perlindungan terhadap korban kecelakaan. Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, dengan tegas menyatakan bahwa seluruh korban kecelakaan ini akan mendapatkan perlindungan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang No. 33 Tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang.

Rivan mengungkapkan bahwa keluarga korban yang kehilangan anggota keluarga mereka akan menerima santunan sebesar Rp50 juta, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017. Santunan ini akan diberikan kepada ahli waris sah untuk membantu mengatasi beban finansial akibat kehilangan yang mendalam. Bagi korban yang luka, Jasa Raharja akan memberikan jaminan biaya rawatan dengan mekanisme surat jaminan atau garantie letter kepada rumah sakit yang merawat mereka.

Bacaan Lainnya

Lebih dari sekadar bantuan finansial, tindakan Jasa Raharja ini juga merupakan wujud nyata dari kehadiran negara dalam membantu masyarakat di saat genting. Mereka turut merasakan duka yang mendalam atas tragedi ini dan berharap agar keluarga korban yang ditinggalkan dapat menemukan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Rivan juga menegaskan komitmen kuat Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan cara yang mudah, cepat, dan tepat. Sejak awal menerima informasi tentang kecelakaan ini, Jasa Raharja segera merespons dengan mendatangi lokasi kejadian untuk mendata seluruh korban. Mereka juga bekerja sama dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Satlantas, untuk mempercepat proses penyerahan santunan kepada keluarga korban.

Kecelakaan ini berawal ketika bus Eka dan bus Sugeng Rahayu terlibat dalam tabrakan di kawasan Geneng, Ngawi, tepatnya di depan Puskesmas Geneng. Bus Eka yang berjalan dari arah Solo menuju Surabaya dan bus Sugeng Rahayu yang melaju kencang dari arah Surabaya menuju Solo terlibat dalam insiden tragis ini. Saat ini, seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD Ngawi dan Puskesmas Geneng untuk mendapatkan perawatan medis yang diperlukan.

Dalam tengah-tengah kegelapan tragedi, Jasa Raharja menunjukkan sinar harapan dan kepeduliannya kepada para korban dan keluarga mereka. Mereka bertekad untuk memastikan bahwa semua yang terdampak mendapatkan perlindungan dan dukungan yang mereka butuhkan. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *