Prioritas Sulawesi Tenggara, Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto Rinci Rencana APBD 2023

Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto
Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara, Andap Budhi Revianto

SULTRA PERDETIK, – Dalam sebuah Rapat Paripurna yang diadakan pada Selasa, 26 September 2023, Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto menyampaikan pandangan Pemerintah Provinsi terhadap nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2023.

Di hadapan pimpinan dan anggota fraksi-fraksi DPRD Sulawesi Tenggara, Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto secara rinci memaparkan pandangan umum seluruh fraksi DPRD terhadap RAPBD Sulawesi Tenggara tahun 2023.

Dia juga memberikan rekomendasi fokus dan prioritas program serta kegiatan yang akan termuat dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2023.

Bacaan Lainnya

Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto menjelaskan bahwa perubahan APBD-P TA 2023 dipengaruhi oleh perubahan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kegiatan yang dianggap penting dan menjadi prioritas bagi kesejahteraan di Sulawesi Tenggara.

Salah satu poin penting dalam pandangannya adalah penekanan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di provinsi ini. Beberapa rekomendasi yang diajukan oleh Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto mencakup berbagai sektor:

Bidang Kesehatan: Upaya peningkatan infrastruktur fasilitas dan alat kesehatan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dengan harapan mendapatkan dukungan dari Kementerian Kesehatan.

Bidang Pendidikan: Pj. Gubernur mengusulkan perbaikan dan peningkatan infrastruktur pendidikan, termasuk bangunan sekolah, laboratorium, dan perpustakaan. Dukungan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, serta Perpustakaan Nasional sangat diharapkan.

Perumahan Layak: Pemindahan anggaran pembangunan rumah dinas Gubernur Sulawesi Tenggara untuk membiayai rumah-rumah tidak layak huni bagi masyarakat di berbagai kabupaten/kota di provinsi ini, dengan dukungan yang diharapkan dari Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Infrastruktur Antar Kota/Kabupaten: Fokus pada pengembangan infrastruktur yang menghubungkan antar kabupaten/kota, dengan dana yang akan didukung oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Selain aspek fisik, Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto juga menekankan pentingnya aspek non-fisik dalam pengembangan Sulawesi Tenggara, termasuk:

Jaminan Kesehatan dan Ketenagakerjaan: Studi partisipasi dalam program jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan, terutama bagi penerima bantuan iuran (PBI) JKN, dengan koordinasi antara Dinas Kesehatan kabupaten/kota, BPJS Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, dan BPJS Kesehatan kabupaten/kota.

Dukungan untuk UMKM Pasca COVID: Dukungan keuangan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk membantu pemulihan ekonomi pasca pandemi COVID-19.

Insentif bagi Tenaga Kesehatan dan Pendidik Non-PNS: Studi dan pemberian insentif tambahan kepada tenaga kesehatan, tenaga pengajar, dan pendidik yang bukan PNS dan berstatus kontrak, yang merupakan tulang punggung pelayanan kesehatan dan pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Kerjasama dengan Perguruan Tinggi: Peningkatan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk mengoptimalkan peran Badan Riset Daerah yang berkolaborasi dengan dunia akademik.

Program Data Desa Presisi: Lanjutan program data desa presisi yang telah dimulai di Kabupaten Kolaka Utara.

Arsip dan Manuskrip Kuno: Studi atas arsip dan manuskrip kuno di Provinsi Sulawesi Tenggara yang akan dijadikan sebagai bagian dari memori kolektif bangsa, dengan dukungan dari Arsip Nasional RI dan Perpustakaan Nasional, termasuk studi kesusastraan Islam.

Pemerintahan Berbasis Data Presisi: Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Data Presisi dengan upaya mendapatkan dukungan pembiayaan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Penyesuaian Belanja: Studi penyesuaian belanja sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri, sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.

Penggunaan Dana dengan Skema Pinjaman: Permohonan untuk analisis mendalam oleh institusi berwenang terkait penggunaan dana dengan skema pinjaman untuk proyek infrastruktur kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam akhir pidatonya, Pj. Gubernur Andap Budhi Revianto mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari pimpinan dan anggota DPRD Sulawesi Tenggara yang telah memberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan Pemerintah terhadap RAPBD.

Dia juga mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjalankan dan mengawal implementasi program-program tersebut, dengan harapan agar Sulawesi Tenggara menjadi tempat yang lebih baik bagi semua warganya.

“Saya berharap semoga semangat kerjasama, kebersamaan, dan kolaborasi akan senantiasa memotivasi semua pihak untuk menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai tempat yang lebih baik bagi seluruh warga. Mari kita bersatu dalam cita-cita bersama, yaitu kemajuan dan kesejahteraan Provinsi Sulawesi Tenggara,” tandasnya.

Dengan persetujuan dari semua fraksi di DPRD, RAPBD 2023 diharapkan dapat segera diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Sulawesi Tenggara. (red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *