Wall St menguat, investor cerna data ekonomi jelang laporan inflasi

Wall St menguat, penanam modal cerna data kegiatan ekonomi jelang laporan inflasi

New York – Indeks-indeks utama Wall Street lebih besar banyak tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), sebab pemodal mempertimbangkan sekumpulan data sektor kegiatan ekonomi terbaru juga lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah terganggu menjauhi laporan inflasi utama.

Indeks Dow Jones Industrial Average terangkat 116,07 poin atau 0,35 persen, menjadi menetap di area area 33.666,34 poin. Indeks S&P 500 bertambah 25,19 poin atau 0,59 persen, menjadi berakhir dalam area 4.299,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 108,43 poin atau 0,83 persen, menjadi ditutup dalam 13.201,28 poin.

Di antara 11 sektor utama S&P 500, kelompok jasa komunikasi terkerek 1,2 persen, sementara sektor material menguat 1,0 persen. Sektor utilitas yang dimaksud yang sensitif terhadap suku bunga merosot 2,2 persen, melanjutkan penurunannya baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

S&P 500 telah lama lama turun tambahan banyak dari 6,0 persen sejak akhir Juli, tetapi tetap naik sekitar 12 persen pada tahun 2023.

Investor juga mengamati perkembangan di tempat dalam Washington untuk melihat apakah anggota parlemen AS dapat menghindari penutupan pemerintahan.

Pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah baru-baru ini ke level tertinggi dalam 16 tahun sudah pernah dijalani membayangi pasar saham, yang mana telah terjadi terjadi mundur setelah Federal Reserve pekan lalu mengisyaratkan prospek suku bunga jangka panjang yang mana hawkish.

Patokan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dimaksud digunakan berhenti pada tempat sekitar 4,6 persen membawa "kelegaan," kata Matt Stucky, manajer portofolio senior dalam Northwestern Mutual Wealth Management Co.

“Pasar secara umum dalam beberapa hari terakhir benar-benar bergejolak,” kata Stucky.

"Sedikit reli yang mana dimaksud berlawanan dengan tren diperkirakan akan terjadi setelah tiga atau empat hari negatif yang dimaksud cukup tajam."

Data menunjukkan perekonomian AS mempertahankan laju pertumbuhan yang digunakan digunakan cukup solid pada kuartal kedua.

Pembacaan terpisah menunjukkan klaim pengangguran awal naik sedikit pada minggu lalu lalu penurunan kontrak pembelian rumah yang itu ada pada Agustus tambahan tinggi dari perkiraan.

Investor menantikan indeks nilai pengeluaran konsumsi pribadi pada Jumat untuk mengetahui pandangan terbaru mengenai inflasi.

“Ini adalah data AS yang dimaksud digunakan paling penting minggu ini, juga ada antisipasi yang berkembang bahwa data yang digunakan tak akan menjadi terlalu panas,” kata Kristina Hooper, kepala strategi pasar global pada tempat Invesco.

Di Washington, Senat AS yang dimaksud digunakan dipimpin oleh Partai Demokrat terus maju dengan rancangan undang-undang pendanaan sementara bipartisan yang digunakan itu bertujuan untuk mencegah penutupan sebagian pemerintah untuk keempat kalinya dalam satu dekade.

Dewan Perwakilan Rakyat bersiap untuk melakukan pemungutan ucapan terhadap rancangan undang-undang belanja Partai Republik yang partisan, namun bukan ada kesempatan untuk menjadi undang-undang.

Dalam berita perusahaan, saham Micron Technology jatuh 4,4 persen setelah perusahaan cip yang tersebut memperkirakan kerugian tambahan besar dari perkiraan para analis.

Saham Accenture merosot 4,3 persen setelah perusahaan layanan TI itu memperkirakan pendapatan setahun penuh serta pendapatan kuartal pertama di tempat area bawah target Wall Street.

Saham-saham yang tersebut yang naik melebihi total yang turun dengan rasio 2,2 banding 1 dalam tempat NYSE, dengan sekitar 10,7 miliar saham berpindah tangan pada bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian 10,3 miliar selama 20 sesi terakhir.

Sumber: Antaranews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *