Seorang tersangka penganiayaan terancam lima tahun penjara

Seorang tersangka penganiayaan terancam lima tahun penjara

Jakarta –

Polisi menangkap pribadi pria berinisial SBN (34) yang digunakan digunakan sudah lama menganiaya pribadi korban berinisial JT (56) dengan parang pada Tamansari, Jakarta Barat, hingga korban mengalami luka-luka.
 
"Pelaku penganiayaan itu sudah berhasil kami amankan, motifnya sebab pelaku kesal kekasihnya diejek oleh korban," kata Kapolsek Metro Tamansari Polres Metro Jakarta Barat Kompol Adhi Wananda saat dikonfirmasi dalam area Jakarta, Sabtu.
 
Adhi menjelaskan, kasus tersebut terjadi pada tempat depan hotel di dalam dalam kawasan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, pada hari Sabtu (9/9) sekira pukul 08.00 WIB.
 
"Insiden ini bermula dari ejekan korban terhadap kekasih pelaku pada tempat sebuah hotel pada kawasan Pinangsia, Tamansari, Jakarta Barat, pada hari sebelumnya. Pada hari kejadian sekira pukul 19.30 WIB, korban menggoda juga menghina kekasih pelaku," kata Adhi.
 
Mendengar pacarnya diejek oleh korban, pelaku tersinggung. Sekitar jam 20.30 WIB pada saat "hall singing" hotel itu mau tutup, korban bertemu kembali dengan pelaku serta korban memanggil pelaku sambil menantang untuk berkelahi.

 

Bacaan Lainnya
Pelaku penganiayaan bernisial SBN (34) saat ditangkap Polsek Tamansari. ANTARA/HO-Humas Polres Metro Jakarta Barat
"Kejadian itu berlanjut pada hari berikutnya sekitar jam 06.30 WIB, korban mengajak duel pelaku, lalu pelaku mengambil parang. Situasi semakin memanas ketika melihat korban mengambil balok kemudian pelaku akhirnya melampiaskan kemarahannya dengan serangan parang," kata Adhi.
 
Akibat serangan brutal tersebut, korban mengalami luka-luka serius, termasuk luka robek pada perut kemudian dada kiri, luka lecet pada punggung kiri serta luka robek pada arteri punggung tangan kanan serta putusnya jempol (ibu jari) kanan korban.
 
"Pelaku sempat melarikan diri usai penyerangan itu ke Medan (Sumatera Utara) juga kembali lagi ke Jakarta serta kemudian ditangkap dalam dalam Jalan Semut ujung RT 01/05, Penjaringan Jakarta Utara pada 26 September 2023," kata Adhi.
 
Polisi menjerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan terhadap pelaku dengan ancaman maksimal Pidana penjara paling lama lima tahun.
 

Sumber: Antaranews.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *