Survei Indikator: Prabowo unggul dalam simulasi dua nama bacapres

Survei Indikator: Prabowo unggul dalam simulasi dua nama bacapres

Jakarta – Hasil survei Indikator Politik Indonesia menyebutkan bahwa calon calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto tambahan lanjut unggul dibandingkan Ganjar Pranowo dalam simulasi dua calon dalam kontestasi pilpres Presiden (Pilpres) 2024.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan dalam simulasi dua nama, dukungan untuk Prabowo mencapai 45,3 persen kemudian juga Ganjar Pranowo 41,2 persen.

“Kalau kita mengkaji tren dua nama, maka Prabowo yang mana masih lebih lanjut banyak unggul dari Ganjar,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Swing Voters, Efek Sosialisasi serta Tren Elektoral Jelang Pilpres 2024’ secara virtual, Sabtu.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan dalam simulasi dua nama tersebut, jumlah agregat keseluruhan responden yang tersebut yang disebut menjawab tidaklah tahu/tidak jawab sebanyak 13,6 persen.

Namun Burhanuddin menjelaskan, jika melihat tren secara periodik, ada penurunan elektabilitas untuk Prabowo.

Menurut dia, pada Juli 2023, dukungan Prabowo masih berada dalam dalam bilangan 47 persen, namun berkurang menjadi 45,3 persen.

Sebaliknya, Ganjar mengalami peningkatan dari semula 39,6 persen menjadi 41,2 persen. Namun menurut dia, secara keseluruhan Prabowo masih mengungguli Ganjar.

Dalam simulasi dua nama bacapres antara Prabowo dengan Anies Baswedan, Menteri Pertahanan RI itu unggul dengan dukungan sebesar 52,3 persen lalu juga Anies hanya saja sekali 30,5 persen.

“Dalam simulasi ini, ada tren kenaikan untuk Prabowo dari semula 51,2 persen menjadi 52,3 persen. Sebaliknya, terjadi penurunan untuk Anies dari semula 33,5 persen menjadi 30,5 persen,” katanya.

Selain itu, dalam simulasi dua nama antara Ganjar lalu Anies, mantan Gubernur Jawa Tengah itu unggul dengan dukungan 49,7 persen juga Anies memperoleh 33,2 persen.

Survei Indikator Politik Indonesia dijalani dalam rentang waktu 25 Agustus-3 September 2023 dengan menggunakan metode random sampling. Survei itu melibatkan sebanyak 1.200 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen serta toleransi kesalahan sekitar 2,9 persen.

 

Sumber: Antaranews

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *